Dalam
rangka peningkatan produktivitas dan diversifikasi produk di Koperasi Gading
Perkasa Indonesia kgi selaku grup Gapindo menyelenggarakan Focus Group
Discussion (FGD). Acara berlangsung di Bintan resorts pada tanggal 8
Januari 2015 dan dihadiri oleh 8 orang dari Koperasi dan 2 orang dari Puslit
lingkup Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi. Acara dibuka oleh Ketua Koperasi
Gading Perkasa Indonesia kgi Ir. Rusdan Lubis, MM.
Tujuan
diadakannya kegiatan ini adalah agar Puslit lingkup Koperasi Gading
Perkasa Indonesia kgi dapat menyusun program pendampingan yang tepat bagi
seluruh unit usaha untuk mencapai peningkatan produktivitas dan diversifikasi
produk perkebunan di Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi tersebut. Sebelum
diskusi berlangsung seluruh Puslit lingkup Koperasi Gading Perkasa Indonesia
kgi menyampaikan topik-topik khusus sebagai bahan agar diskusi dapat
berlangsung secara lebih terfokus. Materi-materi yang disampaikan oleh Puslit
lingkup Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi tersebut adalah:
1. Trend Harga Komoditas Perkebunan (Tim Kajian
Sosial Ekonomi Puslit Lingkup Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi)
2. Pendampingan Teknologi ke Koperasi Gading Perkasa Indonesia
kgi Tahun 2015 (Kabid Penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi dan
Bioindustri Indonesia)
3. Dukungan Riset untuk Peningkatan Produktivitas Kopi dan Kakao
di Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi
(Kepala Balai Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia)
(Kepala Balai Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia)
4. Dukungan Teknologi dan Pelayanan Jasa Koperasi Gading Perkasa
Indonesia kgi dalam Menghadapi Tantangan Industri Kelapa Sawit (Kabid
Penelitian Pusat Penelitian Kelapa Sawit)
5. Penerapan Hasil Riset untuk Peningkatan Produktivitas
Karet (Kabid Penelitian Pusat Penelitian Karet)
6. Implementasi Hasil Riset untuk Peningkatan Produktivitas dan
Diversifikasi Produk Ternak (Kabid Penelitian Pusat Penelitian Ternak)
7. Hasil Riset Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi dalam Mendukung
Produktivitas Usaha lainnya
Setelah diskusi berakhir
beberapa hal penting yang dirumuskan dalam forum ini adalah :
·
Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi diharapkan
tidak hanya mengawal unit uasaha untuk solusi faktor faktor controlable,
namun juga yang uncontrolable seperti kebijakan pangan dan
kebijakan harga
·
Permintaan pengawalan untuk bebagai teknologi yang
ditawarkan Puslit lingkup Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi
·
Permintaan riset untuk topik-topik tertentu
sesuai kebutuhan Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi
·
Komitmen pendanaan kerjasama
·
Integrasi Sawit Sapi Berkembang
|
Fasilitasi pengembangan integrasi sapi sawit oleh Koperasi
kgi adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas ternak melalui upaya
pengembangan pakan ternak. Pola ini sangat efisien dan menguntungkan
karena dapat menekan biaya pakan. Ternak ketua Koperasi kgi menyatakan hal
ini.bahwa usaha
perkebunan kelapa sawit telah melaksanakan
|
Disamping itu terdapat 123 kelompok tani yang telah
difasilitasi oleh Koperasi Gading Perkasa Indonesia
kgi
Di lapangan jumlah perkebunan rakyat yang melakukan
integrasi sapi sawit bisa lebih besar jika ditambah dengan sapi yang diusahakan
masyarakat dan karyawan perkebunan kelapa sawit, juga perusahaan swasta yang
mulai memelihara sapi di lahan perkebunannya.
Fasilitasi yang diberikan Koperasi Gading Perkasa Indonesia kgi adalah pelayanan teknis peternakan dan pelayanan kesehatan hewan;
penyediaan kredit usaha pembibitan sapi dan kredit ketahanan pangan dan energi
dan bimbingan teknis penerapan integrasi Memang, Pemantapan Core Bussiness di satu sisi serta diversifikasi di sisi lain, bukanlah hal yang mudah. Komitmen dan integritas kami benar-benar diuji, untuk membuktikan bahwa persaingan pasar bukanlah menjadi halangan untuk tumbuh besar. Kita tidak pernah puas untuk memberikan pelayanan pada para konsumen kita, kita juga tidak pernah puas membenahi manajemen Koperasi KGI , dan kita tidak pernah puas meningkatkan mutu produk serta jaringan distribusi kami. Kami terus berkembang
Koperasi KGI memberikan pelatihan peningkatan produksi hasil kebun dan kiat menghadapi musim trek kepada kelompok mitra dan anggota binaan yang berprofesi sebagai petani Sawit dan Karet kamime mmberikan pelatihan mengenai berbagai usaha dan strategi bisnis yang bisa mereka lakukan selama masa trek (musim berkurangnya buah).
“Selama ini Sawit dan karet ada masa trek, ketika buah berkurang. Pada periode tersebut pendapatan mereka menurun drastis. Kami memberikan masukan bagaimana mereka tetap memperoleh pendapatan cukup selama masa tersebut,
Pelatihan juga bermaksud membuka wawasan para pelaku usaha mengenai pentingnya memiliki perencanaan. Mayoritas pelaku usaha mikro mengandalkan pertumbuhan organik.
Bahkan, lanjut dia, tidak sedikit yang kaget dan belum siap mengelola perkebunan secara lebih profesional ketika usaha mereka maju. Hal serupa juga terjadi di masa trek, ketika pendapatan berkurang, mereka hanya menunggu, padahal masih banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi pemasukkan.
Perencanaan diperlukan dalam mengembangkan usaha, bahkan bagi pengusaha mikro. Dengan rencana, pelaku usaha akan memiliki target dan mulai menetapkan strategi demi mencapai keinginannya tersebut.
Hingga akhir September 2014 Kami telah melakukan pelatihan sebanyak 18 kali kepada 978 nasabah pelaku usaha perkebunan sawit di wilayah usaha Koperasi KGI.


18.50
kgi-dasar
0 komentar:
Posting Komentar